Langsung ke konten utama

Resume Kelompok 2

ELEMEN DAN PRINSIP PADA DESAIN GRAFIS

Elemen desain merupakan pembangun yang menyusun dari sebuah desain. Elemen-elem desain secara kasarnya terdiri dari titik, garis, bentuk, tekstur, ruang, dan warna. Sama halnya dengan prinsip desain, keseimbangan, kesatuan, ritme, penekanan, proporsi, kontras, dan pengulangan.

Tujuan mempelajari elemen dan prinsip desain grafis supaya mampu merancang suatu desain yang berkualitas, menarik dan berguna untuk memvisualisasikan ide atau memecahkan masalah tertentu. Secara garis besar desain grafis terbagi menjadi dua yaitu grafis bitmap dan grafis vector

Elemen-Elemen Desain Grafis

  • Garis = Garis merupakan dasar dari sebuah elemen desain grafis. Garis bisa lurus, melengkung, tebal, tipis, padat, dan terpotong-potong. Garis biasanya digunakan untuk menghubungkan dua titik, memisahkan objek desain, dan memfokuskan pada mata audiens. Penggambaran dari sebuah garis mengekspresikan emosi, perpindahan, pengorganisasian, dan lebih.
  • Bentuk dan Ruang = Bentuk-bentuk dasar desain grafis terdiri geometris dan non geomteris. Bentuk dasar geometris terdiri dari segi empat, lingkaran, dan segi tiga. Ruang dalam desain grafis terbagi menjadi ruang positif dan ruang negatif.
  • Warna = Warna berfungsi menarik perhatian dan menyampaikan emosi dan suasana hati. Penting sekali untuk mempelajari psikologi warna. Contohnya warna merah menggambarkan keberanian, kekuatan, atau kemarahan dan biru menggambarkan perdamaian atau keamanan.

  • Tekstur = Elemen satu ini memiliki fungsi salah satunya memberi penekanan pada objek. Penggunaan tekstur yang tepat dapat memberikan makna tersendiri pada objek desain grafis. Tekstur dapat berfungsi sebagai latar belakang, meningkatkan tampilan keseluruhan, dan menambahkan karakter ke elemen lain.

Prinsip-Prinsip Desain Grafis

Didalam prinsip prinsip desain grafis terdapat :

  • Kontras
  • Keseimbangan
  • Kesatuan/Unity
  • Kontinuitas/Continuity
  • Hierarki/Hierarchy
  • dll

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Transportasi Umum Konvensional Atau Transportasi Umum Online

  Transportasi diartikan sebagai kegiatan pemindahan barang dan manusia dari tempat asal ke tempat tujuan. Dalam hubungan ini terlihat tiga hal yaitu, adanya muatan yang diangkut, tersedia kendaraan sebagai alat angkutannya, dan ada jalanan yang dapat dilalui. Proses transportasi merupakan gerakan dari tempat asal, dari mana kegiatan pengangkutan dimulai, ketempat tujuan, kemana kegiatan pengangkutan diakhiri. Manfaat terbesar transportasi publik bagi pengendara dan penumpang adalah membantu mengurangi kemacetan jalan, polusi udara, serta konsumsi minyak dan energi. Peran transportasi adalah untuk memaksimalkan kegiatan pertukaran. Dalam perkembangannya, transportasi telah mengalami perubahan yang semakin modern, seperti dalam sistem manajemennya, karena di zaman sekarang penggunaan transportasi seperti angkutan tidak hanya bisa didapatkan di terminal terminal saja, namun sudah dapat dinikmati dengan mudah, cara pemesanannya dengan menggunakan alat komunikasi seperti telep...

Resume Kelompok 10

Konsep Warna Warna adalah alasan utama membeli sesuatu, dan warna website cukup berpengaruh terhadap kekuatan branding. Hal itu karna warna sendiri mampu berbicara dengan alam bawag sadar manusia. Warna mempengaruhi suasana hati dan menggerakan seseorang untuk melakukan sesuatu.  Teori Warna Teori Brewster adalah konsep yang mengelompokan warna menjadi 4 kategori yaitu : warna primer, warna sekunder, warna tersier, dan warna netral. ·          Warna primer terdiri dari warna merah, kuning, dan biru ·          Warna sekunder terdiri dari warna ungu, orange, dan hijau. Warna sekunder merupakan bentuk dari gabungan warna primer ·          Warna tersier merupakan kombinasi warna primer dan warna sekunder. ·          Warna netral digunakan untuk penyeimbang untuk membantu warna lain agar terlihat lebih focus. Ada 2 jenis warna ...

Dampak Media Sosial Yang Menjadi Drama Di Kehidupan Nyata

Di era globalisasi sekarang ini banyak sekali bermunculan sosial media. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa hampir setiap orang dari mulai remaja, anak-anak sampai kalangan orang tua sudah pasti mengenal yang namanya facebook, twitter, instagram dan masih banyak lagi yang lainnya. Bagi user hendaknya dapat memilih-milih jangan sampai media sosial dapat menjerumuskan kita.  Bila mengingat beberapa dekade lalu, media sosial masih belum sepopuler sekarang ini. Bahkan keberadaannya sama sekali tidak terpikirkan oleh masyarakat. Kondisi berubah seiring perkembangan teknologi, yang menciptakan situs seperti Friendster dan MySpace untuk masyarakat bisa saling bersosialisasi. Karena media sosial masih baru bagi kita, masih terbatas pula kesimpulan-kesimpulan yang cukup tegas. Riset yang ada kebanyakan bersandar pada pelaporan mandiri, yang seringkali tak kredibel. Dan mayoritas studi menfokuskan pada Facebook. Artinya, ini merupakan area riset yang berkembang pesat, dan berbagai p...